Perempuan Dipersimpangan I
Jika perjalanan ini lurus seperti orang lain yang bisa kulia untuk meraih cita-cita tanpa harus di olok-olok oleh orang lain karena dengan pekerjaan ini yang terlalu kotor untuk di kenang hingga mentari lupa pada dirinya meski sebenarnya setiap orang mempunyai hak untuk berubah akan lebih baik lagi.
Sampai saat ini ada sesuatu yang selalu menghantui diri sendiri sehingga sulit untuk bangkit dari penjara yang hina ini mungkin lebih hina dari penjara yang sudah ada di dunia karena setiap malam menunggu tamu untuk memuaskan birahinya,
Harapan dan cinta membeku disaat semua orang menertawakan mimpi selama ini, tetsan air mata selalu menghiasi kelopak mata karena keterlambatan ini untuk menjadi apa yang diharapkan orang tua, kepedihan ini selalu mematahkan melati meski harapan itu hanya ada dalam mimpi satu hal yang tak pernah dilupakan bahwa disaat kepedihan ini ada sosok malaikat penolong untuk membuktikan niat suci ini.
Manusia pasti mempunyai masa lalu yang kelam tapi semua masa lalu itu bukanlah untuk dijadikan panutan untuk dipertahankan karena masa lalu itu untuk dijadikan cermin bagaimana menjadi yang terbaik diantara yang baik, sedikit saja membahas cintaa terasa muak karena cinta yang diberikan tak sesuai dengan apa yang diharapkan begitu juga denga orang yang berkedok cinta tapi realitanya hanya untuk memanfaatkan kesempatan itu.
Kebebasan yang diharapkan hanya menjadi mimpi di saat usaha untuk menjadi baik tak pernah dilakukan karena dengan usaha yang keras mampu terbangun dari mimpi tersebut.
----next time----
Comments