Dear Santi

Serpihan Hati ini mengukir kisah sedih
bersama alunan cinta yang terpatri dalam jiwa
bintang gemerlap diatas cakrawala kepastian
hanya untuk menemani sang rembulan agar tidak kesepian
tapi tidak dengan bulan yang hanya ada untuk bintang
saat bulan sudah meredup
dan tak ada seorangpun yang peduli pada bulan
kemudian bulan datang dengan wajah yang berbinar-binar
seolah-olah tidak ada masalah yang ia hadapi
bintangpun dengan rela menemani sang bulan meski ia harus tersakiti
kisah ini seperti aku yang membutuhkan kabar darimu
tapi sampai saat ini kabar itu hanya kesia-siaan bagiku
karena aku terlalu tinggi untuk berharap kamu kembali padaku
semua yang ku harapkan akan sirnah dengan sendirinya
dan salah jika aku terlalu berlebihan untuk kamu kembali dihadapanku
yang selalu aku ingat bahwa kamu selalu sayang padaku
meski keadaan yang medesak untuk berpaling dariku
aku tahu kalau kamu benar-benar sayang sama aku
tapi semua itu hanya ada dalam angan-angan saja.

Comments

Popular posts from this blog

AD/ART ORGANISASI EXTRA KAMPUS DI INDONESIA

Merdeka